Kamis, 28 Maret 2013

Ciri-ciri Orang yang Bertakwa


Ciri-ciri Orang yang Bertakwa

Pada penjelasan surat al-Baqarah ayat : 2, bahwa Alquran adalah petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa. Siapakah yang dimaksuk orang-orang yang bertakwa menurut Alquran? Dalam ayat selanjutnya, Allah swt menjelaskan ciri-ciri orang yang bertakwa. Adapun ciri-cirinya adalah sebagai berikut :
1.       Orang yang bertakwa adalah orang yang beriman kepada yang ghaib, mendirikan shalat dan menginfakkan sebagian rezkinya.

الَذِّيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلاَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُوْنَ
Artinya
Yaitu orang-orang yang beriman kepada hal ghaib, mendirikan shalat, dan menginfakkan sebagian rezkinya.  (QS. al-Baqarah : 3)

2.       Orang yang bertakwa adalah orang yang beriman pada kitab-kitab yang diturunkan kepadamu (Muhammad saw) dan yang diturunkan juga sebelum kamu dan beriman kepada hari akhir.
وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْأَخِرَةِ هُمْ يُؤْمِنُوْنَ
                Artinya
Dan orang-orang yang beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan apa yang diturunkan sebelum kamu, juga mereka beriman kepada hari akhir. (QS. al-Baqarah : 4)

Ada dua ayat yang menjelaskan ciri-ciri orang yang bertakwa dalam Alquran, dan semua ciri tersebut termaktub juga dalam rukun iman yang enam yang wajib kita percayai. Dengan mempercayainya secara sungguh-sungguh dan keyakinan yang kuat di dalam hati, maka orang tersebut sudah bisa dikategorikan termasuk golongan orang-orang yang bertakwa. Dan untuk mencapai derajat takwa haruslah dimulai dengan menjadikan Alquran sebagai pedoman, petunjuk dan panduan dalam hidup kita. Allah swt telah menjelaskan teori hidup yang benar dan cocok buat makhluknya yang tertuang isinya di dalam Alquran. Maka Alquran juga disebut titah atau kalamullah swt. 

Alquran Menuntun Hidupku


Alquran Menuntun Hidupku

Perjalanan hidup seseorang tidak ada yang mengetahui, apakah dia bahagia atau sengsara. Manusia hanya berencana merancang hidupnya ingin seperti apa, tapi manusia tidak mampu menentukan hasil dari rencananya.

Diperlukan sebuah pedoman atau kompas untuk mengarahkan kehidupan agar apa yang sudah ditentukan menjadi hal terbaik bagi kita.

Pedoman itu bernama Alquran. Pedoman yang berupa kalamullah yang berisi perintah dan larangan dari sang Pencipta, yang mengatur alam raya dan makhluk ciptaan-Nya.

Mengapa harus Alquran?

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan bahwa Alquran sebagai pedoman hidup :

1. Eksistensi Alquran sebagai petunjuk orang-orang bertakwa


ذَلِكَ الْكِتَابُ لاَ رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ




Artinya

Itulah kitab (Alquran) tidak ada keraguan padanya dan sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa. (QS. al-Baqarah : 2)

2. Alquran sebagai obat penawar dan rahmat bagi orang-orang mukmin



وَنُنَزِّلُ مِنَ ٱلْقُرْءَانِ مَا هُوَ شِفَآءٌۭ وَرَحْمَةٌۭ لِّلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا خَسَارًۭا

Artinya

Dan Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. (QS. Al-Isra’ : 82))


Cara Cepat Hafal Alquran

Cara Cepat Hafal Alquran

Alhamdulillah, gerakan menghafal Alquran, akhir-akhir ini semakin mendapat respon baik dari masyarakat. Para Da'i maupun praktisi berlomba-lomba untuk menemukan formula cara cepat menghafal Alquran sesuai dengan kondisi masyarakat. Banyak para orang tua yang menginginkan anak-anaknya dapat menghafal Alquran. Mereka berusaha mencari tempat khusus pencetak hafizh Alquran juga mengikuti banyak training bagaimana teori dan praktek cepat menghafal Alquran.

Di dalam Alquran sendiri, Allah swt telah menjelaskan konsep instan menghafal Alquran beserta ramuan mujarab agar tidak lupa setelah dihapal. Adapun konsep tersebut adalah sebagai berikut :

1. Memohon perlindungan Allah swt dengan ta'awwudz sebelum membaca Alquran

فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Artinya
Apabila kamu hendak membaca Alquran maka mohonlah perlindungan kepada Allah swt dari godaan syaithan terkutuk.   (QS. an-Nahl : 98)

2. Membaca Alquran dengan tartiil (suara bagus)

وَرَتِّل القُرْآنَ تَرْتِيْلاً
Artinya
Dan bacalah Alquran dengan tartil (suara bagus). (QS. al-Muzammil : 4)

3. Membaca Alquran dengan berangsur-angsur

 وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ الْقُرْآنُ جُمْلَةً وَاحِدَةً كَذَلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِ فُؤَادَكَ وَرَتَّلْنَاهُ تَرْتِيلًا
Artinya
Dan orang-orang kafir berkata, "Mengapa Al Qur'an itu tidak diturunkan kepadanya sekaligus?" Demikianlah, supaya Kami memperteguh hatimu (Muhammad) dengannya dan Kami membacakannya secara tartil (berangsur-angsur, perlahan dan benar). (QS. al-Furqan : 32)